Semua Ada Masanya
Membuka album lama selalu mampu
menarikku pada kenangan masa lampau. Seketika aku asik bernostalgia dengan diriku
sendiri dari balik foto yang terus kutatapi. Di balik kertas kecil yang nampak
biasa saja, namun di mataku benda itu menyimpan banyak kenangan yang tak mampu kulupa.
Tempat, suasana, kejadian-kejadian yang terjadi nyaris membuatku enggan untuk berhenti
menerbangkan khayal ke masa itu.
Ada foto-foto yang membuatku
tertawa geli, ada pula yang membuatku mengingat lagi masa sedih bahkan ada pula
yang membuatku enggan untuk kembali ke masa ini. Semua rasa penuh warna tumbuh
bersemi di dalam hatiku, layakanya orang yang sedang jatuh cinta aku tak bisa move on dibuatnya. Semua beban yang
sebelumnya mulai memberat di pundak seakan lenyap tertelan euforia masa dulu.
Dari foto lama yang tersimpan
rapi di dalam album usang penuh debu itu aku belajar satu hal. Bahwa semua ada
masanya. Tidak selamanya kesedihan akan bersama kita dan tidak selamanya
kebahagian akan menemani kita. Semua akan berlalu dan berganti; ada yang pergi
dan kemudian datang lagi; ada pula yang menetap dan menjadi abadi. Semua yang
terjadi pasti menyimpan makna tersendiri di dalam hati. Namun, semua ada
masanya. Baik suka dan duka yang kita rasa, semua pasti akan menghilang dan
akan menjadi kenangan yang mampu memberikan pelajaran. Kita boleh saja
mengingatnya tapi tidak boleh terlalu lama berlarut di dalamnya. Sebab masa
lalu yang telah lama berlalu tak baik bila terus dicumbu.

Jadi Kak Mei belum move on nih? Ckckckck
BalasHapus