Diri Penuh Dosa


Diri Penuh Dosa
Fajar menyambut hari
Kuterpaku menatap sepi
Tersadar akan diri
Yang tak mampu menjaga hati

Dosa demi dosa
Tanpa sengaja kulakoni
Sedang Allah
Masih sedia mengampuni

Jiwaku bak tertusuk duri
Dosa yang bersemayam dalam diri
Dosa yang telah diampuni
Tapi masih kukerjai

Aku tersungkur malu
Aku tertinggal di masa lalu
Menatap iba wajah yang dungu
Penuh dosa dan pilu

Bila ini waktu terakhirku
Izinkan aku bersimpuh pada-Mu
Memohon ampunan tanpa henti
Untuk diri yang penuh dosa ini


Meilina astariah
Mataram, 9 Maret 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Dasar Pemimpi Payah !”

#CoretanTulisan Meilina Astariah

#CoretanTulisan Meilina Astariah