Komputer Alam Semesta dan Tingkat Kesadaran Manusia

Semalam aku baca buku Spontaneous Healing of Belief yang ditulis oleh Gregg Braden. Di dalam buku itu aku menemukan cara pandang baru tentang kehidupan. Alam semesta dianalogikan seperti komputer besar.

Dimana komputer selalu memiliki 3 komponen dasar yang utama. Yaitu: Output, Operating System, dan Program. Tak peduli bagaimana bentuk dan ukurannya, komputer selalu memiliki ketiga unsur tersebut.

Jika komputer kita benar-benar meniru cara kerja dari alam semesta, hal ini memaparkan pada kita 2 hal penting, yaitu:

    1.       Untuk semua niat dan tujuan, operating system manapun sudah tetap. Tidak berubah. Ketika kita ingin komputer kita melakukan sesuatu yang berbeda, kita tidak mengubah operating systemnya melainkan apa yang ada di dalamnya.

    2.       Untuk mengubah realitas/kenyataan. Kita harus mengubah satu hal yang tidak tetap yaitu: Program-programnya. Bagi alam semesta, inilah yang kita sebut keyakinan. Dengan cara berpikir seperti ini, keyakinan akan menjadi software yang memprogram realitas.

Bila dibuat dalam bentuk tabel, maka akan menjadi seperti ini: 

Cara untuk mengubah output adalah melalu program-program yang dikenali oleh operating system. Cara untuk mengubah realitas/kenyataan adalah melalui keyakinan-keyakinan yang dikenali oleh kesadaran.

Jadi, jika diibaratkan sebuah komputer, keyakinan-keyakinan kita sama seperti program-program/software yang ada di komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari untuk menghasilkan sebuah output.

Word misalnya untuk mengolah teks, winamp untuk memutar lagu, photoshop untuk mengedit foto. Dan berbagai macam software lainnya. Setiap program menghasilkan output yang berbeda sesuai dengan fungsinya. Begitu pun dengan keyakinan kita, setiap keyakinan juga akan menciptakan realitas/kenyataan yang berbeda. Itulah mengapa setiap orang yang memiliki keyakinan berbeda, kenyataan hidup yang dialami pun akan berbeda.

Semalam aku sempat bingung, jika operating system diibaratkan seperti windows, linux, dll. Lalu kesadaran manusia itu contohnya seperti apa? Ada berapa macam model kesdaran manusia? Seperti apa contohnya? Semalam aku belum menemukan jawaban dari pertanyaanku di dalam buku(Karena aku belum selesai membaca bukunya dan keburu ngantuk)

Sampai pada pagi ini, aku menemukan jawabannya melalui tulisan kak Nike Crystalia. Ia menulis tentang Memahami 3 kesadaran: 3D, 4D, 5D. Jadi, beliau menuliskan bahwa Alam semesta ini memiliki kondisi kesadaran dimensi yang berbeda. Dimensi yang tersedia bagi kita di bumi ini disebut sebagai 3D, 4D dan 5D. Dimensi bukanlah tempat yang sebenarnya, melainkan ini adalah keadaan kesadaran. Di bumi ini, kita semua menjalani kehidupan baik dalam 3D, 4D, 5D atau kombinasi dari ketiganya.

Meskipun kita semua hidup di planet yang sama dan dikelilingi oleh dunia yang sama, persepsi dalam melihat dunia akan berbeda tergantung pada keadaan kesadaran yang kita pilih untuk melihat sesuatu.

Mereka yang melihat dari keadaan 3D akan menjalani kehidupan dengan cara yang jauh berbeda dengan seseorang yang melihat sesuatu dari keadaan 5D.

Kak Nike juga menuliskan penting untuk diingat bahwa kondisi kesadaran ini tidak lebih baik atau lebih buruk daripada yang lain. Setiap jiwa di bumi ini memiliki perjalanan mereka sendiri untuk berjalan dan alasan mereka sendiri untuk memilih keadaan dimensi mana untuk hidup.

Sama seperti kita yang memiliki kebebasan untuk menentukan/memilih akan menggunakan operating system windows, linux, mac, atau android. Semuanya kembali kepada kita, mau berada di tingkat kesadaran yang mana? Mau menginstal program-program/keyakinan-keyakinan apa?

Ketika kita memilih operating system berbeda, software yang berbeda, maka output yang akan kita terima pun berbeda. Jadi, jika kita ingin menghasilkan realitas/kenyataan hidup yang berbeda pada saat ini, kenalilah diri kita saat ini sedang berada di level kesadaran yang mana dan sedang menggunakan software atau keyakinan yang mana?

Karena semakin kita mengenali diri kita, semakin kita mengenali komputer kita, semakin mudah untuk kita mengoperasikan dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di dalam diri kita.

Jika kita bisa mengoperasikan/menggunakan software yang ada di komputer untuk menghasilkan output yang luar biasa, lalu mengapa kita tidak bisa menggunakan keyakinan yang berada di dalam diri kita untuk menciptakan realitas hidup yang menakjubkan? Bukankah kita juga memiliki kekuatan dan keyakinan yang begitu besar di dalam diri kita? Gunakanlah itu setiap hari!

 

Sumber:

Buku: Spontaneous Healing of Belief by Greg Braden

@crystalianike / www.nikecrystalia.com

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Dasar Pemimpi Payah !”

#CoretanTulisan Meilina Astariah

#CoretanTulisan Meilina Astariah